Backup, Restore dan Clean URLs

Cara sederhana untuk memindahkan drupal dari localhost menuju livesite adalah menggunakan modul backup migrate. Backup Migrate ini hanyalah membackup data dan setting yang disimpan di database, tidak membackup data berupa file. Sehingga untuk membackup website secara lengkap maka ada dua langkah yang harus ditebus, yaitu :

  1. mencopy semua file di folder:
  • sites/default/files
    folder ini berisi file-file data misalnya gambar, pdf dan sebagainya
  • sites/all
    Di folder ini berisi 3 folder yaitu libraries, modules dan themes.
  1. melakukan proses backup menggunakan module backup migrate.

Jika proses copy folder cukup merepotkan, maka cara parah yang bisa dilakukan adalah backup (compress) semua file di folder utama (public_html), atau jika dari localhost maka yang di backup adalah folder sesuai dengan nama domain. Setelah proses pengkompressan selesai, maka ada dua file yang harus dikeluarkan dari file compress tersebut, yaitu .htaccess di folder utama (root) dan file setting.php yang ada di folder /sites/default. Dua file tersebut adalah file yang otomatis akan diedit/dibuat ketika melakukan proses instalasi drupal dan isinya akan bergantung lokasi dimana drupal diinstall.

Disini proses backup sudah selesai. Sekarang saatnya untuk merestore ke lokasi lain. Caranya adalah :

  1. intall drupal terlebih dahulu
  2. kemudian copykan filefile yang ada di folder sites/default/file dan sites/all
  3. aktifkan modul backup migrate dan
  4. jalankan proses restore menggunakan module backup migrate.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan proses backup migrate adalah:

  1. Lakukan clear chace (pakai module admin menu)
  2. Update semua module
  3. Matikan Clean URLs (admin/config/search/clean-urls)

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama proses instalasi drupal:

  1. Isikan user dan password untuk admin dengan user dan password yang sama dengan setting drupal yang dibackup, karena module backup migrate akan membackup data user beserta passwoordnya
  2. nama dengan field harus sama dengan nama field website sebelumnya.
    Pada waktu instalasi, user dapat memilih apakah nama tabel-tabel yang ada di drupal mempunyai awalan (prefix), samakan kondisi ini dengan kondisi website yang akan dipindahkan. Jika pake prefix, berarti waktu install juga harus pake prefix yang sama, begitu pula sebaliknya.

Penanganan kasus terkait Clean URLs.

Jika sewaktu melakukan proses backup ternyata dalam kondisi Clean URLs nya enable dan di website tujuan fungsi Clean URLs tidak bisa enable karena perbedaan server, maka akan muncul error semacam ini

Not Found

The requested URL /admin/config/search/clean-urls was not found on this server.

Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.

caranya ya matikan dulu Clean URLsnya melalui menu website.com/?q=admin/config/search/clean-urls

Jadi alasan errornya cukup jelas, Clean URLs are enabled, but the clean URL test failed. Uncheck the box below to disable clean URLs. Setelah itu didisable, error pasti hilang, tinggal mencari cara agar fungsi Clean URLs nya bisa aktif.

yang paling jamak error yang terjadi jika pindah dari localhot ke livesite adalah 500 internal server error. Dan untuk ngeSOLVEnya, cukup beri komentar di baris 14 dari .ahaccess!

Commented line 14 of .htaccess ("Options +FollowSymLinks") and problem solved!

itu saja..

Add new comment

CAPTCHA
mari kita ingat kembali masa-masa di TK dulu...
Target Image
By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.